Sunday, November 15, 2015

APE PAUD BANTAL MELAYANG

MAKALAH
PERMAINAN BANTAL MELAYANG UNTUK
PERKEMBANGAN KOGNITIF, MOTORIK DAN
SOSIO-EMOSIONAL ANAK


Disusun oleh:
1. Ade Irma Fatmawati                     ( 111684208 )
2. Rosalia Widya Hananta                 (111684210)
2011-B
PRODI S1  PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
2011/2012



Kata Pengantar
       Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat-Nya lah kami bisa menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-baiknya.
            Tak lupa kami sampaikan terima kasih kepada pembimbing kami Dra. Nurhenti DS,  M.Sn  yang telah mendukung kegiatan belajar kami dan rekan dari kelompok yang telah bekerja sama dengan baik, sehingga makalah ini dapat selasai tepat waktu dengan judul “ Permainan Bantal Melayang untuk Perkembangan Kognitif, Motorik dan   Sosio-emosional serta moral dan agama anak”.
           Makalah ini jauh dari sempurna, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun. Semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca.
                                                         




Penulis

ii

 


Daftar isi

Kata Pengantar............................................................................................................... ii
Daftar Isi ........................................................................................................................  iii
BAB I PENDAHULUAN    
1.1  Latar Belakang ............................................................................................ . 1
1.2  Rumusan Masalah ....................................................................................... . 2
1.3  Tujuan.......................................................................................................... . 2
BAB II            PEMBAHASAN       
2.1  Pengertian Bantal Melayang ……………………………………….............. 3
2.2  Alat dan Bahan yang Dibutuhkan dalam Membuat bantal melayang............ 4
2.3  Cara Membuat Bantal Melayang…………….................................................4
2.4  Cara Bermain Bantal Melayang…................................................................. 5
2.5  Manfaat Bermain Bantal Melayang............................................................... 7
BAB III PENUTUP
             3.1 Kesimpulan................................................................................................... 8



BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Bermain merupakan salah satu aktivitas yang dapat menimbulkan kegembiraan bagi pelakunya. Bermain mampu mengembangkan berbagai aspek diantaranya aspek bahasa, motorik, kognitif, sosial-emosional maupun moral dan agama. Selain itu, dengan bermain anak dapat meningkatkan penalaran, memahami keberadaan lingkungannya, membentuk daya imajinasi, daya fantasi, dan kreativitas. Karena sesuai dengan prinsip mereka yaitu belajar sambil bermain, selain itu karakteristik mereka yang tidak bisa diam dan selalu ingin mencoba atau penasaran dengan hal-hal baru.
Namun, seiring dengan perkembangan zaman perkembangan teknologi tidak bisa dipungkiri lagi. Berbagai macam jenis permainan yang menggunakan teknologi banyak dijumpai dipasaran, misalnya PS, Video Game, game di komputer atau HP dan lain-lain. Tapi hal ini memiliki dampak negatif, yakni anak tidak bisa aktif bergerak karena hanya duduk di tempat, selain itu sifat dari permainan ini adalah bisa dilakukan sendiri tanpa membutuhkan banyak anak, hal ini mengakibatkan anak kurang belajar bersosialisasi dan menjadi anak egois atau tidak mau peduli terhadap orang lain. Permainan semacam itu hampir tidak memberikan dampak positif bagi perkembangan kognitif maupun psikomotor anak. Bahkan membuat anak ketagihan dan lupa akan waktu (belajar) hingga anak menjadi pemalas.
  Berdasarkan ilustrasi permasalahan di atas, dibutuhkan permainan anak yang lebih kreatif dan bermanfaat, misalnya bantal melayang. Bantal melayang merupakan suatu alat permainan sederhana dari bahan bekas berupa kain yang dapat meningkatkan aspek kognitif, motorik, dan sosio-emosional serata moral dan agama anak.

1

 



1.2  Rumusan Masalah

1.2.1     Apa yang dimaksud dengan bantal melayang?
1.2.2     Apa saja alat dan bahan yang dibutuhkan dalam membuat  bantal melayang?
1.2.3     Bagaimana proses membuat bantal melayang?
1.2.4     Bagaimana cara bermain Bantal Melayang ?
1.2.5    Apakah  manfaat bermain Bantal Melayang ?

1.3  Tujuan

1.3.1     Mengetahui pengertian Bantal Melayang
1.3.2     Mengetahui alat dan bahan yang dibutuhkan dalam membuat  bantal melayang
1.3.3     Mengetahui proses membuat bantal melayang
1.3.4     Mengetahui cara bermain Bantal Melayang
1.3.5     Mengetahui manfaat bermain Bantal Melayang


2

 


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Bantal Melayang
            Bantal melayang merupakan suatu alat bermain sederhana yang berbahan dasar kain, dibentuk sedemikian rupa hingga menyerupai bentuk geometri, bisa memanfaatkan bahan kain bekas dari penjahit pakaian ataupun baju yang sudah tidak dipakai namun masih layak digunakan untuk membuat bantal melayang. Disebut “melayang” karena saat memainkannya bantal ini di bawa lari-lari oleh anak ataupun dilempar dari 1 anak ke anak berikutnya.
           

  

Gambar bantal melayang dengan bentuk geometri

            Permainan Bantal Melayang ini cocok diterapkan untuk anak usia dini, sehingga bentuk dan warnanya pun harus di kreasikan sedemikian rupa agar anak tidak jenuh dan bosan dalam memainkannya. Berdasarkan gambar di atas, bentuk bantal melayang sangat unik yaitu ada bentuk menyerupai persegi, segi tiga, trapesium, jajar genjang, persegi panjang dan lingkaran. Warnanya pun menarik, ada warna merah muda, putih, coklat, biru, merah dan hitam. Agar berfungsi secara maksimal, maka setiap bantal diberi angka, angka ini nanti dioperasikan anak saat memainkannya misalnya dijumlah atau dikurangi.





2.2 Alat dan Bahan yang Dibutuhkan dalam Membuat Bantal Melayang
Ø 

Ø  Bahan :
a)Kain bekas
b)      Kertas
c)Benang
d)     Beras
e)Dobeltip

Alat :
a)      Gunting
b)      Jarum
c)      Setrika
d)     Penggaris
e)      Bulpoin
f)       Setrika



2.3 Proses Membuat Bantal Melayang











1)      Buat sketsa bangun datar pada kain (lingkaran, persegi, segitiga dll) menggunakan penggaris dan bulpoint.Penjelasan bagan di atas :
2)      Guntinglah sketsa yang telah dibuat.
3)      Jiplaklah sketsa yang telah jadi pada kain lain dengan motif dan corak warna yang berbeda.
4)      Setelah mendapat 2 buah bangun datar, jahitlah sketsa tersebut menjadi satu pada bagian tepinya (sisakan tempat sedikit untuk memasukkan isinya).
5)      Setelah selesai, baliklah hasil rajutan tadi kemudian disetrika.
6)      Siapkan beberapa potongan kain dan kertas sebagai isi sketsa.
7)      Kemudian disetrika, gunanya merapikan bagian tepi agar lebih kuat dan rapi
8)      Isi kain tersebut dengan potongan kain dan kertas yang telah disiapkan.
9)      Jahit kembali bagian yang masih belum dijahit.
10)  Siapkan nomor dengan menggunting kain sisa yang ada.
11)  Tempelkan nomor yang  tersebut menggunakan dobeltip pada bantal
12)  Rapikan dengan cara menekan secara rata agar isi kain tersebut bisa merata

2.3 Cara Bermain Bantal Melayang
Dalam bermain bantal melayang ini ada beberapa persyaratan, diantaranya :
1.      Anak yang bermain bantal melayang berusia kurang lebih 4-6 tahun (setara dengan TK B atau SD kelas 1 dan 2)
2.      anak didik sebelumnya telah diberi materi atau pengetahuan tentang angka serta cara mengoperasikannya
3.      anak hendaknya sudah diberi pengetahuan tentang bentuk-bentuk geometri agar anak tidak salah mengambil dan permainannya bisa berjalan dengan lancar
ada 2 macam cara bermain menggunakan media bantal melayang :
1.      Bermain keseimbangan
Cara permainnanya :
v   Anak dibagi menjadi beberapa kelompok
v  Anak disuruh berbaris sesuai dengan jumlah kelompoknya dengan cara merentangkan tangan,setelah lurus anak disuruh duduk kecuali anak yang berada di urutan paling belakang
v  Setiap anak paling belakang diberi satu bantal dan diletakkan di atas kepalanya
v  Lalu setiap anak yang paling belakang ini berjalan zigzag melewati teman-temannya yang sedang duduk dengan membawa bantal di atas kepalanya hingga kembali ke tempat semula dan memberikan bantal tersebut kepada teman yang duduk di depannya.
v   Game ini berakhir jika semua anak telah mendapat giliran membawa bantal di atas kepalanya.
v  Kelompok yang yang terakhir selesai akan diberi hukuman, misalnya menirukan tingkahlaku binatang dan menirukan suaranya.

      




Gambar sketsa anak bermain keseimbangan

2.      Bermain tebak geometri dan mengoperasikan angka
Cara bermain :
v  Anak dan guru  membentuk lingkaran besar dengan saling bergandengan tangan
v  Lalu,6 anak yang berada dalam lingkaran diberi masing-masing satu bantal melayang yang berbeda bentuk dan angka
v  Bantal melayang di berikan pada teman yang lain secara searah seraya di iringi lagu anak-anak, seperti lihat kebunku, balonku, cicak-cicak di dinding dll.
v  Bantal melayang diputar searah jarum jam
v  Ketika lagu berhenti anak yang memegang bantal melayang harus menebak
- apa bentuk bangun geometri tersebut ?
- apa warnanya?
- bunda paud memberikan pertanyaan, apabila angka pada bantal tersebut ditambah 1 maka berapa jumlahnya ?
v  Anak yang salah dalam menjawab diberi hukuman yaitu menirukan gerakan binatang dan suaranya.





Gambar sketsa anak Bermain tebak geometri dan mengoperasikan angka

2.5  Manfaat bermain Bantal Melayang
1.      Mengembangkan kognitif anak,
      karena anak diajak berfikir dengan cara mengingat macam-macam bangun datar dan belajar menjumlah angka yang tercantum di balik bantal
2.      Mengembangkan motorik anak
  karena otot-otot pada kaki anak dilatih melalui aktivitas berjalan dalam   game
3.      Mengembangkan sosio-emosional anak
Melatih anak bersosialisasi  sesama teman  dan anak akan merasa senang dalam bermain disitulah anak akan bisa lebih mengekspresikan perasaannya dalam bermain
4.      Mengembangkan moral dan agama anak
Anak akan terlatih  jujur dan disiplin dalam permainan bantal melayang ini


BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
·         Bantal melayang merupakan suatu alat bermain sederhana yang berbahan dasar kain, dibentuk sedemikian rupa hingga menyerupai bentuk geometri, bisa memanfaatkan bahan kain bekas dari penjahit pakaian ataupun baju yang sudah tidak dipakai namun masih layak digunakan untuk membuat bantal melayang. Disebut “melayang” karena saat memainkannya bantal ini di bawa lari-lari oleh anak ataupun dilempar dari 1 anak ke anak berikutnya.
·        

·      Bahan :
a.    Kain bekas
b.   Kertas
c.    Benang
d.   Beras
e.    Dobeltip

Alat :
a.    Gunting
b.   Jarum
c.    Setrika
d.   Penggaris
e.    Bulpoin
f.    Setrika

·                     Proses membuat bantal melayang :
1.      Buat sketsa bangun datar pada kain (lingkaran, persegi, segitiga dll) menggunakan penggaris dan bulpoint.
2.      Guntinglah sketsa yang telah dibuat.
3.      Jiplaklah sketsa yang telah jadi pada kain lain dengan motif dan corak warna yang berbeda.
4.      Setelah mendapat 2 buah bangun datar, jahitlah sketsa tersebut menjadi satu pada bagian tepinya (sisakan tempat sedikit untuk memasukkan isinya).
5.      Setelah selesai, baliklah hasil rajutan tadi kemudian disetrika.
6.      Siapkan beberapa potongan kain dan kertas sebagai isi sketsa.
7.      Kemudian disetrika, gunanya merapikan bagian tepi agar lebih kuat dan rapi
8.      Isi kain tersebut dengan potongan kain dan kertas yang telah disiapkan.
9.      Jahit kembali bagian yang masih belum dijahit.
10.  Siapkan nomor dengan menggunting kain sisa yang ada.
11.  Tempelkan nomor yang  tersebut menggunakan dobeltip pada bantal
12.  Rapikan dengan cara menekan secara rata agar isi kain tersebut bisa merata
·            Cara bermain dengan bantal melayang ada 2 yaitu bermain keseimbangan dan tebak geometri dan mengoperasikan angka
·            Manfaat yang dikembangkan dari permainan bantal melayang meliputi 3 aspek pengembangan, yakni kognitif, motorik, emosional serta moral dan agama.








8
 

No comments:

Post a Comment